Berita
84

Monitoring PrograMonitoring Persiapan Program BioCF ISFL 2024–2025, Sekolah Lapang Agroforestri di Sungai Merah Tunjukkan Perkembangan Positifm BioCF ISFL Dorong Pengembangan Usaha Lebah Madu KTH Pematang Kulim

Sarolangun – Kegiatan Monitoring dan Pemantauan Persiapan Pelaksanaan Program BioCF ISFL Tahun 2024–2025 pada UPTD-KPHP Sarolangun Hilir dilakukan untuk memastikan kesiapan dan kinerja pelaksanaan program berjalan sesuai rencana. Monitoring ini juga bertujuan memastikan bantuan barang dan jasa dari Program BioCF ISFL Provinsi Jambi tepat sasaran serta mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan.

Salah satu hasil kegiatan yang menjadi sorotan adalah pelaksanaan Sekolah Lapang Agroforestri di Desa Sungai Merah pada Tahun Anggaran 2024. Program ini merupakan bagian dari implementasi BioCF ISFL Provinsi Jambi dalam upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan lahan secara berkelanjutan.

Sekolah Lapang tersebut dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola lahan berbasis agroforestri. Motivasi utama peserta mengikuti kegiatan ini adalah adanya harapan perubahan taraf hidup, baik dari sisi peningkatan wawasan maupun potensi pendapatan ekonomi melalui pengelolaan tanaman jangka panjang.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan Sekolah Lapang telah berhasil membangun demplot agroforestri seluas 3 hektare. Tanaman yang dibudidayakan meliputi komoditas jangka panjang seperti durian dan mangga. Karena merupakan tanaman tahunan, hasil berupa peningkatan pendapatan belum dapat dirasakan dalam waktu dekat.

Meski demikian, masyarakat menunjukkan komitmen untuk terus mengelola lahan dan tanaman tersebut. Diperlukan konsistensi dan komitmen anggota kelompok selama minimal lima tahun ke depan agar hasil optimal dapat diperoleh dan dinikmati bersama.

Secara umum, kegiatan Sekolah Lapang Agroforestri di Desa Sungai Merah Tahun Anggaran 2024 telah terlaksana dengan baik. Program ini dinilai berhasil membuka wawasan masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan lahan jangka panjang sebagai investasi masa depan.

Ke depan, dukungan berupa pendampingan teknis berkelanjutan, pelatihan lanjutan, serta penyediaan sarana dan prasarana pengolahan lahan sangat dibutuhkan guna memastikan pengelolaan agroforestri dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.. Program ini diharapkan menjadi langkah awal menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Sungai Merah di masa mendatang.